Formulir Kontak



  • media.bloggerjakarta.net

  • media.bloggerjakarta.net

  • media.bloggerjakarta.net

Rabu, 25 Januari 2017

JANGAN HAKIMI KU KARENA MASA LALU KU


Aku, hanya seseorang yg ingin berhijrah.

Perlahan, aku tinggalkan hal hal yg mendekatkanku dengan kemaksiatan.
Godaan, rintangan, silih berganti menghampiriku.
Ejekan, cibiran bahkan pernah terdengar ditelingaku.

Kehilangan teman, kehilangan kekasih pernah kurasakan.

Namun aku bertanya.
Hijrah itu untuk siapa.

Masa laluku, buruk. Bahkan sangat buruk.
Karena itu, aku ingin memperbaiki , aku tak tau kapan hidupku berakhir, aku tak tau kapan usiaku terhenti.

Yang aku tau, setiap hari, usiaku semakin berkurang, namun dosaku semakin bertambah.

Dulu aku seorang pendosa, Bahkan sampai sekarang. Namun aku tau Allah Ya Ghafuur. Allah Maha Mengampuni. Karena itu ku putuskan untuk berhijrah.

Dulu aku jarang melakukan ibadah, shalat hanya untuk menuntaskan kewajiban.
Al-Quran hanya bisa kupandangi.
Namun aku tau Allah Ya Fattaah. Allah Maha Pembuka Rahmat. Karena itu kuputuskan untuk berhijrah.

Seseorang pasti memiliki masa lalu yang buruk. Namun ada kalanya hidayah itu datang.
Hidayah selalu datang pada kita, namun kita tidak segera meraihnya. Ya. Kita mengabaikannya. Yang kita lakukan hanyalah menunggu. Menunggu kapan hidayah itu akan menghampiri kita. Padahal, hidayah bukan untuk ditunggu, melainkan untuk diraih.

Ketika Allah sudah mengetuk hati kita, bukalah hati kita lebar lebar.
Perkenankan hidayah itu masuk ke dalam hati kita.

Jika kita meninggalkan sesuatu hal karena Allah. Yakinlah Allah pasti mengganti sesuatu itu dengan yang lebih baik.
Hijrah butuh proses. Hargailah proses hinrah seseorang. Jangan hanya bisa berkomentar lantaran masa lalunya yang buruk.

Namun cobalah untuk mengikuti jalan hijrahnya. Raihlah kemenangan itu. Inshaa Allah, Allah akan memudahkan jalan hijrahmu.

oleh : Raudya Ichsania

ABOUT WOMAN

“ Wanita itu tidak diciptakan dari ubun ubun lelaki untuk dipuja dan dipuji, bukan pula dari telapak kaki untuk dihina dan disakiti, namun dari tulang rusuk yang dekat denagn hati untuk di sayangi dan dekat dengan tangan untuk dilindungi.”
    Miris, kesal, ingin mereka dibalas atau bahkan merasakan ketika halnya wanita diperlakukan tidak dengan semestinya. Namun, apa yang akan berubah ketika kita hanya menggerutu tapi tidak ada action yang pasti ??
    Ketika banyak kasus mengenai pelecehan ataupun kekerasan yang terjadi pada wanita, kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan pelaku tindak kejahatan tersebut. Karna, tidak menutup kemungkinan bahwa korbanlah yang menjadi pemicu tindak kriminal itu terjadi. Mungkin tidak secara prilaku yang menyebabkannya, namun unsur lain seperti cara berpakian yang kurang sopan juga bisa menjadi pemicu tindak kriminal itu terjadi.
    Tidak hanya itu, salah pergaulan juga kerap kali menjadi salah satu jalan yang bisa menyebabkan tindak kriminal. Seperti pada kasus 2 orang yang memperkosa anak perempuan di kuburan Ciborong, Jalan Pancoran Barat II, Pancoran, Jakarta Selatan, jum’at 13 Mei 2016 oleh Beritasatu.com. Dalam berita itu dinyatakan bahwa anak perempuan yang menjadi korban adalah anak yang putus sekolah kelas 2 SMP datang ke Lapangan Airlangga Pancoran, sekitar pukul 02.00 WIB. Kemudian, korban minum minuman keras jenis Sofie Ambon dicampur minuman bersoda bersama 10 orang remaja lain yang sebagian besar tak dikenalnya. Usai minum minuman keras di tempat itu korban dibawa ke tempat kejadian peristiwa. Dapat kita ketahui dalam kasus ini korbanlah yang telah menyemplungkan dirinya ke jalan yang salah sehingga terjadilah tindak kriminal itu.
    Mengambil pelajaran dari kasus diatas, peran orang tua juga penting dalam membimbing anak sejak dini. Mengajarkan etika, cara bergaul dan lain sebagainya. Orang tua juga memiliki peran yang penting untuk terus mengawasi atau berada disamping anaknya saat mengalami masa masa pubertasi, masa masa ingin tahu tentang segala hal, masa masa ingin mencoba ini dan itu. Mereka membutuhkan bimbingan orang tua yang multifungsi, sebagai teman ataupun sahabatnya. Terus memonitoring kegiatannya dan memotivasinya saat ia mulai putus asa, agar bukan orang yang salah lah yang berada disampingnya saat ia membutuhkan dukungan.
Tak sedikit juga kasus pelecehan kepada perempuan yang terjadi di tempat kerja. Pelecehan seksual di tempat kerja dapat diartikan sebagai segala macam bentuk perilaku yang berkonotasi seksual yang dilakukan secara sepihak dan tidak diharapkan oleh orang yang menjadi sasaran. Tindakan lain yang mencakup rentang pelecehan seksual meliputi main mata, siulan nakal, komentar berkonotasi seks atau gender, humor porno, cubitan, colekan, tepukan atau sentuhan di bagian tubuh tertentu, gerakan tertentu atau isyarat yang bersifat seksual. Contoh lain dari beberapa pelecehan seksual yang lebih ekstrim adalah mengintimidasi/mengancam korban untuk melakukan berbagai kegiatan yang bisa membuat korban tidak nyaman seperti ajakan melakukan hubungan seksual atau pemerkosaan. Pelecehan seksual di tempat kerja juga termasuk melakukan diskriminasi gender dalam hal promosi, gaji atau pemberian tugas dan tanggungjawab.

    Sedih, marah ketika kita melihat atau berada di posisi tersebut. Namun, apa yang bisa dilakukan? Para korban hanya bisa diam karna takut menghadapi ancaman dari atasan, takut dipecat, tidak mendapatkan pekerjaan atau bonusan gaji yang tidak cair, tidak dapat promosi, jam kerja yang semakin lama, tugas tugas yang semakin berat, mengabaikan hak hak yang lainnya dan ketakutan ketakutan lain yang korban rasakan.
    Ingatlah, kita bukan wanita yang lemah. Kita juga berhak hidup tenang dan bahagia. Dalam hal ini, diharapkan kepada perempuan ketika mencari pekerjaan hendaklah membaca surat perjanjian yang diberikan kantor dengan detail, berani mengatakan tidak untuk setiap ajakan yang berkonotasi seksual, berpakaian yang sopan, karna biasanya lelaki juga bisa tergugah untuk melakukan hal hal yang tidak baik hanya dengan melihat cara berpakaian kita. Jika pelecehan telah terjadi, catat bukti komunikasi (sms,telpon,bbm,line,dll), tempat, waktu, saksi. Laporkan kepadda pihak yang berwajib di perusahaan tersebut. Jika tidak ada tindakan, laporkan kepada pihak berwajib yang lebih tinggi atau pihak kepolisian.
    Mungkin dalam proses mengungkapkan kejahatan yang terjadi, banyak perasaan cemas yang menjadi beban pikiran. Maka dari itu, kita sebagai aktivis perempuan hendaknya memberikan solusi yang tepat seperti, adanya komunitas kreatif untuk orang orang yang mengalami kasus pemecatan akibat melaporkan tindak kejahatan yang terjadi. Dengan begitu, mereka tidak perlu terlalu merasa khawatir ketika pemecatan itu terjadi, karna ada solusi atau pekerjaan yang masih bisa mereka lakukan diluar pekerjaan kantor itu sendiri.
    Membuat wadah yang bermanfaat untuk para perempuan yang mungkin tidak dapat melanjutkan sekolahnya karna biaya, sehingga mereka tidak harus bekerja di tempat tempat yang salah. Atau mengadakan kegiatan bermanfaat yang menjadi rutinitas sehingga kita bisa memberdayakan sumberdaya perempuan agar lebih bermanfaat.
Tidak hanya untuk para perempuan, mengadakan edukasi atau kegiatan soisal untuk orang orang yang tidak memiliki pekerjaan yang menyibukkan mereka dalam hal kebaikan, membuat waktu mereka lebih produktif dan tidak memiliki pemikiran yang tidak baik karna sibuk memikirkan kebaikan selanjutnya. Juga menghindarkan mereka dari tempat tempat tongkrongan yang memang kurang bermanfaat.
    Selain itu, melatih skill beladiri juga bisa menjadi solusi untuk kita jika sewaktu waktu ada kejadian yang diluar dugaan menimpa kita. Karna kita memiliki skill beladiri, mental dan sikap kita sudah terlatih untuk berpikir apa yang harus dilakukan saat kejadian diluar dugaan itu terjadi. Refleks untuk melakukan tindak perlindungan terhadap diri sendiri sehingga membuat kita lebih aman.
    Bersyukurlah bagi kita yang sudah berada dalam lingkaran kebaikan tersebut. Dan peran kitalah untuk mewujudkan kebaikan bagi orang lain yang membutuhkan.

Adinda Dian Ramadhani
   

Berkiprah dalam Da'wah Berprestasi dalam Kuliah


Allah menciptakan manusia dengan kekurangan dan kelebihan masing-masing untuk menjalani hidupnya. Tak ada manusia yang sempurna. Dengan kekurangan yang manusia miliki, tak jarang mereka khilaf dalam bertindak atau tidak tahu. Dengan sebab belum mengetahui atau lupa. Disinilah fungsi hidup bersosial, untuk mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan satu sama lain.

Dalam menyeru kepada kebaikan dan kebenaran tak cukup dengan bermodalkan kata-kata saja tanpa disertai bobot yang bermutu. Kuncinya adalah menuntut ilmu. Dengan ilmu manusia akan hidup lebih terarah, memiliki aturan, dan selamat dari kebodohan.

Ilmu akan rugi tanpa amal, amal tanpa ilmupun akan celaka. Ilmu jika dibawa takan memberatkan yang terjadi adalah meringankan. Ilmu disimpan sendiri takan berkembang atau bahkan beranak. Tapi, jika ilmu dibagikan ia akan menguntungkan dan memperkaya. Itulah sebabnya menyampaikan menjadi suatu keharusan. Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa:

“Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia maka wajib baginya memiliki Ilmu, barang siapa yang menghendaki kehidupan akhirat maka wajib baginya memiliki Ilmu, dan barang siapa yang menghendaki keduanya maka wajib baginya memiliki Ilmu” (HR. Turmudzi)

Sesungguhnya pemuda kita sedang mengalami kekalahan mental. Mereka butuh pembangkit rohani yang dapat melepaskan kegamangan hidup dan kehawatiran masa depan dari pundaknya hingga dapat bangkit kembali, penuh semangat menuju cahaya fajar dan terbitnya matahari, mengibarkan bendera kebenaran, kekuatan dan kemerdekaan.

Berilmu amaliyah-Beramal ilmiyah. Itulah yang seharusnya dilakukan oleh para pemuda- pemudi. Semangat yang tak dimiliki golongan tua, ilmu yang tak dimiliki anak kecil, inilah modal awal bagi remaja. Berkiprah dalam prestasi yang sesuai dengan fashionya akan mudah. Segala sesuatu ada tempatnya, ada waktunya ada caranya dan ada prosesnya, baik itu manusia, benda atau rancangan. Mahasiswa dengan bakat yang mereka miliki kemudian mengabdi pada negri ditambah semangat yang tak dimiliki oleh golongan tua dapat mengubah dunia. Mengaplikasikan segala ilmu yang diraihnya, dalah sebuah prestasi yang jarang dimiliki oleh penuda-pemudi.

Da’wak kepada Allah SWT itu seni yang amat tinggi, diilhami oleh aqidah dan diperbaharui oleh indra yang peka, bersih dan terdidik, diperjelas dengan keterampilan berimvovisasi dan dibalut dengan jiwa yang ramah.

Ilmu bukan untuk disimpan, bukan untuk disombongkan. Tapi, ilmu untuk dijalankan dan dibagikan. Da’wah adalah kewajiban yang harus dilakukan agar tidak sendiri menuju surganya Allah SWT. Karena hidup berjama;ah jauh lebih indah. Da’wah dan ilmupun tak bisa dipisahkan begitu saja. Keduanya saling berkaitan erat. Sarana ilmu menjadi sarana da’wah pula. Tujuan mencari ilmu sama halnya dengan da’wah. Sama-sama menginginkan kehidupan dunia-akhirat yang baik.

Fitri Fauziyah-STEI SEBI

Ketika Menikah adalah Solusi

”Diantara tanda-tanda kekuasaan Allah, ialah diciptakannya pasangan-pasanganmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung padanya. Dan Allah menjadikan di antara kalian perasaan tenteram dan kasih sayang. Pada yang demikian itu ada tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir”
Pembaca yang budiman Pada kesempatan kali ini saya datang dengan karya tulisan saya yang berjudul “Ketika menikah menjadi solusi” ketika tiba masa usia aqil baligh, maka perasaan ingin memperhatikan dan diperhatikan lawan jenis begitu bergejolak. Banyak perasaan aneh dan bayang-bayang suatu sosok berseliweran tak karuan. Kadang bayang-bayang itu menjauh tapi kadang terasa amat dekat. Kadang seorang pemuda bisa bersikap acuh pada bayang-bayang itu tapi kadang terjebak dan menjadi lumpuh.                    
Semakin panjang upaya penyelesaian dilakukan yang jelas perasaan sakit dan tertekan semakin tak terperikan. Sebaliknya semakin cepat/pendek waktu penyelesaian diupayakan, kebahagiaan & kegairahan hidup segera dirasakan. Hidup menjadi lebih berarti & segala usahanya terasa lebih bermakna,dan cinta akan berkembang pada waktunya.
Penyelesaian apa yang dimaksud? Pernikahan! Ya menikah adalah sebuah solusi untuk menghentikan berbagai kehampaan yang terus mendera,,bayang-bayang semu yang selalu mengikuti serta juga jalan bagi terbukanya ridha ALLAH SWT.                                                                                                                          
Lantas kapan? Bilakah iabisa dilaksanakan?                                                                                               Segera!!!Segera di sini jelas berbeda dengan tergesa-gesa                                                                            Untuk membedakan antara segera dengan tergesa- gesa, bisa dilihat dari:   
Tanda-Tanda hati
Hati yang tenang, sebab hati yang tenang terbebas dari pemikiran mengenai hal-hal yang dilarang, berasal dari upaya membuat niatmurni untuk Allah dalam segala perkara. Kalau menyegerakan menikah karena niat yang jernih, Insya Allah hati akan merasakan sakinah, yaitu ketenangan jiwa saat menghadapi masalah-masalah yang harus diselesaikan. Kita merasa yakin, meskipun harapan & kekhawatiran meliputi dada ,Kadang cinta sebelum menikah bukanlah cinta sebenarnya, melainkan hanya cinta nafsu dan khayalan yang semu.
Di sebagian kebudayaan, menikah di usia muda adalah hal yang tabu dan asing, apalagi di zaman sekarang.Orang-orang zaman sekarang lebih mementingkan karir yang belum tentu membahagiakannya dan membuat hidupnya lebih tenang. Mereka berusaha mencari sebanyak - banyaknya kenikmatan dunia namun tanpa seseorang yang bisa diajak berbagi suka dan duka di sisinya                                                                                                                                                                             Ada lagi kenyataan bahwa sebagian paramedis berpendapat bahwa menikah di usia muda itu akan mebahayakan sistem reproduksi wanita, dikarenakan sistem reproduksinya belum matang. Kami katakan, "Pernyataan mereka itu hanya mengada - ngada..!"
Berikut beberapa alasan mengapa sebaiknya menikah di usia muda.
Diantaranya adalah:
1. Lebih terjaga dari dosa                                                                                                       
Dalam ajaran agama, menikah di usia muda adalah hal yang di anjurkan karena dapat mencegah terjadinya pergaulan bebas dan mencegah terjadinya perzinahan yang merupakan salah satu dosa besar yang sangat di murkai Allah Swt serta menghindari ke mudharatan yang lebih luas.
2. Lebih bahagia                                                                                                                              
Hasil riset menunjukkan, persentase tertinggi orang yang merasa sangat puas dengan kehidupan pernikahan adalah mereka yang menikah di usia 20-28 tahun. mereka umumnya
Pasangan muda lebih mudah menerima pasangan hidupnya. Bahkan, ketika sang suami belum mapan secara ekonomi dan akibatnya hidup “pas-pasan”, mereka tetap bisa enjoy dengan kondisi tersebut dan pasangan yang menikah di usia muda dapat saling bahu membahu dalam pemenuhan kebutuhan ekomoninya.
Bersama-sama mengejar mimpi
Lebih mudah meraih kesuksesan bersama
Faktor organ reproduksi lebih sehat
Lebih baik bagi masa depan anak-anak
Dan ada salah satu yang paling penting dari pada harus di segerakannya pernikahan bagi para pemuda ataupun pemudi yang sudah di anggap cukup umur/aqil baligh untuk melangsungkan pernikahanyaitu adalah dapat Menjauhkan Diri Dari Zina       
 Allah ta`ala berfirman,
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji Dan suatu jalan yang buruk.  ( QS. Al Isra : 32 )                                                                    
Oleh karna itu mari kita tanamkan slogan terbaru yakni "Nikah Yes Pacaran No"
Fachmi Fazri-STEI SEBI

Fadhilah Shalat Sunah Fajar

Shalat sunnah adalah shalat yang dianjurkan untuk dilaksanakan namun tidak diwajibkan sehingga tidak berdosa bila ditinggalkan. Dengan kata lain, apabila shalat sunnah tersebut dilaksanakan dengan baik dan benar serta penuh keikhlasan, maka akan tampak hikmah dan rahmat dari Allah SWT. yang begitu indah.
Shalat sunnah terdapat beberapa bagian, ada shalat dhuha, tahiyatul masjid, tahajud, dan masih banyak lagi. Dan di antara shalat-shalat sunnah, ada shalat sunnah yang memiliki keutamaan yang tak ternilai harganya. Dua rakaat yang memiliki keutamaan, sampai-sampai Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkannya. Sebuah amalan ringan, namun penuh dengan pahala, yang hendaknya tidak disepelekan oleh seorang hamba. Dan tahukah amalan apakah itu?? Jawabannya adalah amalan dengan Dua rakaat shalat sunnah sebelum subuh atau disebut dengan shalat sunnah fajar.
Kemudian, apa saja keutamaan shalat fajar?
Diantara keutamaan shalat fajar ialah, sebagaimana yang dikisahkan dari ‘Aisyah ra. Beliau berkata:
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah melakukan shalat sunnahpun  yang lebih beliau jaga dalam melaksanakannya melebihi dua rakaat shalat sunnah subuh.” (HR Bukhari 1093 dan Muslim 1191)
Keutamaan shalat sunnah subuh ini juga secara khusus disebutkan oleh Nabi SAW:
“Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik dari pada dunia dan seluruh isinya.” (HR Muslim 725)
Lihatlah sungguh sangat luar biasa keutamaan yang merupakan karunia Allah SWT bagi hamba-hamba-Nya. Dan tidak selayaknya seorang hamba melewatkan kesempatan untuk dapat meraihnya.
Banyak orang yang sering bertanya apakah ada surat-surat khusus yang dibaca dalam setiap rakaat? Jawabannya surat apapun yang dibaca, itu baik adanya karena setiap huruf dari al-qur’an itu merupakan do’a dan berpahala. Namun terdapat beberapa hadits yang menyebutkan bacaan surat yang dibaca oleh Rasulullah SAW setelah membaca surat Al-fatihah dalam shalat sunnah subuh. Salah satunya ialah hadits dari Abu Hurairah ra. Yang artinya:
“ Rasulullah SAW membaca dalam dua rakaat shalat sunnah subuh surat al-kafirun dan surat al-ikhlas” (HR Muslim 726)
Jadi yang biasa dibaca Nabi SAW dalam shalat sunnah subuh sebagaimana hadits diatas ialah, bahwa pada rakaat pertama rasul membaca surat al-kafirun, dan pada rakaat kedua membaca surat al-ikhlas. Namun demikian tetap dibolehkan membaca selain ayat-ayat diatas.
Nabi SAW juga mencontohkan bahwa pelaksanaan shalat sunnah subuh lebih baik dilaksanakan di rumah. Dan ternyata bukan hanya shalat sunnah subuh saja, melainkan shalat sunnah lainnya dengan alasan supaya rumah kita diisi dengan ibadah shalat. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, yang artinya: jadikanlah shalat (sunnah) kalian dirumah kalian. Janganlah jadikan rumah kalian seperti kuburan.” (HR Bukjhari 1187)
Dan dalam hadits lain Rasulullah SAW juga bersabda yang artinya:
“Sebaik-sebaik shalat seseorang adalah shalat dirumahnya kecuali shalat wajib.” (HR Bukhari no. 731 dan Ahmad 5: 186)
Termasuk petunjunk Nabi SAW yang melaksanakan shalat sunnah dirumah, termasuk melaksanakan shalat sunnah subuh. Namun apabila dikhawatirkan ketinggalan melaksanakan shalat berjamaah dimesjid atau terluput dari mendapatkan shaf pertama, maka shalat sunnah diperbolehkan  untuk dilaksanakan dimesjid. Wallahu ‘Alam Bisshowab.
Sofha Muzdalifah-STEI SEBI

Empat Perkara Sebelum Tidur

Empat Perkara Sebelum TidurTidur adalah salah satu kegiatan terpenting dalam kehidupan kita, karena kecukupan tidur akan menentukan kualitas hidup kita. Dan hendaknya kita melakukan amalan-amalan sunnah sebelum tidur, karena pada hakikatnya ummat islam harus menjadikan segala perbuatannya itu bernilai ibadah.
Coba bayangkan, jika tidur dengan memakan waktu sampai delapan jam perhari bisa bernilai ibadah, minimal kita punya tabungan pahala delapan jam perhari  dalam bentuk tidur.
Kemudian apa saja amalan-amalan sunnah sebelum tidur?
Sebagaimana Rasulullah berpesan kepada istrinya Aisyah ra. “ ya, Aisyah! Janganlah engkau tidur sebelum melakukan empat perkara yaitu:
  1. Sebelum khatam Al-qur’an
  2. Sebelum menjadikan para Nabi bersyafaat untukmu dihari kiamat
  3. Sebelum para muslimin meridhai engkau
  4. Sebelum engkau melaksanakan haji dan umrah
Jika kita hanya berfikir dengan nalar, maka semua itu mustahil adanya, coba saja pikir kita harus membaca Al-qur’an 30 juz dengan terkantuk-kantuk, jangankan 30 juz satu juz aja belum tentu kita mampu,yang ada kita sudah terlelap dalam mimpi. Kemudian melaksanakn haji dan umrah sebelum tidur, bagaimana caranya? Belum lagi biayanya dan semua itu membuat kita pusing. Tetapi Rasulullah memberitahukan kita bagaimana melaksanakan empat perkara tersebut dengan seketika. Sebagaimana yang ditanyakan oleh Siti Aisyah:
“Ya Rasulullah! Bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika? “
Rasulullah tersenyum dan bersabda :
  1. “ jika engkau akan tidur, bacalah surah al-ikhlas tiga kali” Seakan-akan engkau telah mengkhatamankan Al-qur’an.
“ Bismillahirrahmaanirrahiim, ‘Qul juallahu ahad’ Allaah hussamad’ lam yalid walam yuulad’ walam yakul lahuu kufuwan ahad’ (3x) “
  1. “Bacalah shalawat untukku dan untuk para nabi sebelum aku” maka kami semua akan memberimu syafa’at dihari kiamat.
“Bismillahirrahmaanirrahiim, Allaahumma shallii “alaa saiyyidina Muhammad wa”alaa aalii saiyyidina Muhammad (3x)”
  1. “Beristighfarlah” untuk para mukminin, maka mereka akan meridhoi engkau
“Astaghfirullahal”adziim al ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum wa atuubu ilaihi (3x)”
  1. Dan perbanyaklah bertasbih, bertahmid, bertahlil dan bertakbir” maka seakan-akan engkau telah melaksanakan ibadah haji dan umrah.
“ Bismillahirrahmaanirrahiim, Subhanallah Walhamdulillah Walaailaaha illallaah hu wallaahu akbar(3x)”
Masya Allah sungguh luar biasa kemudahan yang senantiasa Rasulullah SAW contohkan kepada kita, dan hendaknya kita selaku ummatnya dapat merealisasikannya dalam kehidupan . Wallahu ‘Alam Bisshowab
Sofha Muzdalifah-STEI SEBI

Mencium Baunya Surga



Wanita adalah sebagaimana yang dikatakan setiap penjuru dunia yaitu sebagai Perhiasan Dunia, begitu pula Nabi Muhammad SAW memuliakan Siti Aisyah istri tercintanya. Banyak kisah tertulis tentang Aisyah, Aisyah adalah seorang wanita berparas cantik berkulit putih, sebab itulah ia sering dipanggil dengan “Humaira”. Selain cantik, ia juga dikenal sebagai seorang wanita cerdas yang Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mempersiapkannya untuk menjaid pendamping Rasulullah dalam mengemban amanah risalah yang akan menjadi penyejuk mata dan pelipur lara bagi diri beliau. Suatu hari Jibril memperlihatkan (kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) gambar Aisyah pada secarik kain sutra berwarna hijau sembari mengatakan, “Ia adalah calon istrimu kelak, di dunia dan di akhirat” (HR. At-Tirmidzi (3880)) Seperti itulah malaikat jibril memperkenalkan Aisyah kepa Nabi Muhammad SAW, Aisyah istri Nabi tercinta dengan gelar Ummul Mukminin Ummu Abdillah Aisyah binti Abu Bakr banyak keutamaan yang dia miliki diantaranya adalah
1. “ Orang yang mulia dari kalangan laki-laki banyak, namun yang mulia dari kalangan wanita hanyalah Maryam binti Imron dan Asiyah istri Fir’aun, dan keutamaan Aisyah atas semua wanita sepeerti keutamaan tsarid atas segala makanan”. (HR. Bukhari (5/2067) dan Muslim (2431))
2. wanita yang paling dicintai oleh Nabi Muhammad. Suatu ketika Amr bin al-Ash bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling engkau cintai?” Beliau menjawab, “Aisyah.” “Dari kalangan laki-laki?” tanya Amr. Beliau menjawab, “Bapaknya.” (HR. Bukhari (3662) dan Muslim (2384))
3. Aisyah adalah wanita yang paling alim daripada wanita lainnya. Berkata az-Zuhri, “Apabila ilmu Aisyah dikumpulkan dengna ilmu seluruh para wanita lain, maka ilmu Aisyah lebih utama.” (Lihat Al-Mustadrak Imam Hakim (4/11))

Bisa kita bayangkan Begitulah sosok Aisyah Binti Abu Bakar yang kerap kali diperbincangkan, kemuliaannya di Dunia dan Akhirat. Pada zaman modern seperti ini masih kita jumpai wanita-wanita diakhir zaman yang terus berusaha mencium harumnya Syurga, Dengan bermimpi ingin menjadi sosok Aisyah yang dirindu oleh syurga dengan terus mengejar pendidikan untuk dapat menjadi wanita yang berintelektual dan terus berusaha dengan bertutur kata lembut penuh dengan harapan bisa menjadi seperti Siti Aisyah di akhir zaman. Bagaimana kita dirindu Syurga bahkan harumnya syurgapun tak terhirup oleh kita ?? Pada zaman Moderen seperti ini banyak wanita yang berhijrah dengan sekuat dan semampu diri namun ada pula wanita yang enggan untuk berhijrah dengan banyak alasan dalam dirinya. Namun kita sebagai wanita harus tetap berhati-hati karena Allah mengharamkan bau syurga kepada mereka yang meskipun ia berpakaian namun terlihat telanjang, seperti halnya yang serin kita lihat, mereka yang membesarkan ikatan rambutnya meski berjilbab yang seolah-olah bagaikan punuk Unta dan banyak hal lainnya
“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: (1) Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan (2) para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, padahal baunya dapat tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128).
Seperti itulah Ikhwafillah yang dirahmati oleh Allah, jangan sampai niat kita berhijrah menjadikan kita jauh dari pintu syurga yang jaraknya sekian dan sekian yang telah Allah tentukan, jangan sampai pada zaman modern ini kita menjadi wanita akhir zaman yang Allah jauhkan dari harumnya Syurga dan yang harus kita ingat bahwasannya tetaplah Istiqomah dalam menjalankan setiap amanah yang telah diberikan. Wanita pemegang generasi Dakwah yang melahirkan Putra Putri untuk berjuang dijalan Allah terlahir dari seorang wanita yang luar biasa yang dirindu syurga dan terus berusaha mencium harumnya Syurga. Jadilah Aisyah pada akhir zaman yang meski kita tak mampu menandingi kecantikan dan kealimannya setidaknya kita selalu berusaha dan terus berdo’a agar kelak Allah berikan rahmat dan karunianya untuk menjadikan kita Istiqomah dijalanNya. . Dalam QS. At-Taubah : 72 Allah berfirman :
“Allah menjanjikan kepada orang-orang yang mu’min lelaki dan perempuan, (akan mendapat) surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, kekal mereka di dalamnya, dan (mendapat) tempat-tempat yang bagus di surga ‘Adn. Dan keridhaan Allah adalah lebih besar; Itu adalah keberuntungan yang besar”
Haruslah kita termotivasi untuk bisa memasuki syurga yang Allah janjikan kepada kita, Motivasi diri anda untuk terus senantiasa berada dijalan Allah, menjalankan setiap printah yang Allah beri dan menjauhkan diri dari hal-hal yang Allah larang. Demikian Ikhwafillah semoga tulisan ini bermanfaat.

Sekti Putri, STEI SEBI

Popular Posts